PELALANGAN 12/07. Universitas Jember menerjunkan 2.324 mahasiswanya untuk melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode II tahun akademik 2016/2017 di beberapa kota jawa timur dan luar jawa, diantaranya juga diterjunkan di beberapa desa di Kabupaten Bondowoso termasuk di Desa Pelalangan Kecamatan Wonosari dengan menerima 10 Mahasiswa yang dikoordinatori oleh Widodo Eko Pambudi. dalam jangka waktu 45 hari perserta KKN tersebut mngawali tugas kerja dengan acara perkenalan kepada Pemerintah Desa Pelalangan Kecamatan Wonosari di Pendopo Kantor Desa. Dalam acara tersebut Koordinator KKN menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Pelalangan karena ketersediaannya untuk menerima dan memeberikan fasilitas yang dapat menunjang kegiatan peserta KKN selama bertugas hingga 24 Agustus 2017 di Desa Pelalangan.

Demikian juga dari pihak Pemerintah Desa Pelalangan melalui Sekretaris Desa Pelalangan Samsudin menyambut dengan tangan terbuka dan serta turut merasa bersyukur karena dengan hadirnya peserta KKN diharapkan dapat memeberikan kontribusi lebih untuk memajukan Desa Pelalangan dari segi Kepemerintahan dan pemberdayaan masyarakat. Karena dari beberapa peserta KKN yang hadir terdapat beberapa jurusan program pendidikan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan desa diantaranya terkait dengan Pengetahuan Hukum, Administrasi Pemerintahan Desa serta diharpakan dapat membantu menerapkan prioritas program kerja Kementrian Desa.

Selain hal itu juga dengan adanya sebuah sistem pengadministrasian desa berbasis web yang dicetuskan oleh Pemerintah Kabupaten Bondowoso yaitu Sistem Administrasi dan Informasi Desa (SAID) yang bekerja sama dengan Universitas Jember, diharapkan Peserta KKN bisa memberikan pelatihan lanjutan kepada operator desa yang telah ditugaskan oleh Kepala Desa Pelalangan agar sistem tersebut bisa dikelola dan dimamfaatkan secara keselurahan oleh Pemerintah Desa dalam rangka mempermudah akses pelayanan terhadap masyarakat.

Sekretaris Desa juga menyampaikan permohonan maaf dan agar dimkalumi apabila fasilitas Desa Pelalangan kurang memadai sehingga mengganggu aktifitas Peserta KKN, dalam hal ini juga Sekretaris Desa meminta kepada Perangkat Desa untuk selalu membantu terhadap kebutuhan Mahasiswa Peserta KKN dan diharapkan untuk saling berkoordinasi agar setiap penyelenggaraan kegiatan yang dicanangkan dapat tercapai dan tepat sasaran sehingga dapat bermamfaat secara berkelanjutan untuk Pemerintah Desa dan masyarakat. (Fai)