PELALANGAN 19/7. Sebagai tindak lanjut dari rencana diterapkannya proram Proyek Operasi Nasional Agraria atau disebut PRONA oleh BPN Bondowoso dengan Pemerintah Desa Pelalangan mengadakan sosialisasi kepada masyarakat yang bertempat di pendopo kantor Desa Pelalangan Rabu 19/07. Kepala Desa Pelalangan Mufid memberikan sambutan terkait dengan proyek yang akan dilaksanakan, beliau menyampaikan dan menghimbau kepada masyarakat agar mendukung dan berpartisipasi terhadap program ini agar bisa dijangkau dan dimamfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat. Karena sekitar 1.500 bidang dari berbagai jenis bidang tanah baik tanah sawah, perkebunan, dan perumahan hanya sekitar 300 bidang tanah yang beridentitas atau bersertipikat. Untuk itu dimulai pada hari ini Kepala Desa menghimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan segala persyaratan yang dibutuhkan dan juga beliau meminta kepada masyarakat yang hadir mengikuti sosialisasi prona agar menyampaikan kepada saudara dan juga tetangganya di rumah agar juga mendaftarkan tanahnya yang masih belum bersertipikat ke Pantia program Prona yang ada di Kantor Desa.

Selanjutanya dari Pihak BPN Bondowoso yaitu Bapak Hairul selaku Koordinator Lapangan PRONA Kabupaten Bondowoso menyampaikan Tujuan dari pelaksanaan Program Proyek Agraria(PRONA) ini, adapun tujuannya ialah agar semua bidang tanah yang ada diseluruh indonesia memiliki identitas yang sah secara hukum. Karena dari tahun 1960 sampai pada saat ini bidang tanah yang beridentitas yang sah secara hukum hanya sekitar satu juta bidang. Dan program ini adalah sebagai bentuk strategi Pemerintah untuk menunjang masyarkat agar bisa mengikuti dan mendaftarkan tanah hak miliknya kepada BPN Bondowoso melalui Program ini. Bapak Hairul juga menambahkan bahwa program berlaku secara nasional, dan pada tahap pertama di wilayah Provinsi jawa timur mendapatkan Jatah Prona sebanyak 800.000 Bidang selanjutnya dibagi di beberapa wilayah Kabupaten di antaranya Kabupaten Bondowoso mendapatkan Jatah 9.000 Prona.

Pada Tahap Kedua ini Kabupaten Bondowoso dijatahi 10.000 Bidang oleh Provinsi Jawa Timur. Karena Provinsi Jawa Timur memperoleh 400.000 Bidang Prona. Dan berdasarkan pengajuan permohonan Program Prona dari Kepala Desa Pelalangan kepada BPN Bondowoso, maka BPN Bondowoso merekomendasikan program ini ke Desa Pelalangan sebanyak 1.000 Bidang. Dari hasil sosialisasi ini Bapak Hairul menghimbau kepada Masyarakat Desa Pelalangan untuk mendukung dan berpartisipasi terhadap program Prona ini agar seluruh bidang tanah yang ada di Desa Pelalangan ini memiliki identitas yang sah secara hukum dan bisa mengangkat derajat ekomoni masyarakat. (Fai)